rumahanakalfatihah.com – Gunungkidul, (1/8/2026) Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa setiap anak membutuhkan lebih dari sekadar tempat untuk tumbuh. Mereka juga membutuhkan ruang yang aman untuk bermain, belajar, bereksplorasi, mengenal lingkungan, dan mendapatkan pengalaman menyenangkan sesuai tahap perkembangannya.
Semangat tersebut hadir dalam kegiatan Volunteer Hari Anak Nasional di Rumah Anak Alfatihah. Kakak-kakak volunteer ikut membersamai keseharian adik-adik, mulai dari aktivitas pagi, belajar bersama, waktu makan, hingga kegiatan sensory play.
Bukan sekadar datang dan bermain, para volunteer diajak melihat lebih dekat bahwa dari aktivitas sederhana sekalipun, ada banyak proses tumbuh kembang yang sedang dipelajari oleh anak.
Volunteer Hari Anak Nasional Dimulai dengan Pagi yang Ceria
Kegiatan dimulai dengan registrasi volunteer, kemudian dilanjutkan pembukaan dan morning sunbathing bersama anak-anak, Buna, serta kakak-kakak volunteer.
Berjemur menjadi aktivitas sederhana untuk mengawali pagi sekaligus memberikan kesempatan bagi anak menikmati suasana luar ruangan dan mulai beradaptasi dengan kehadiran para volunteer.
Berjemur di pagi hari menjadi kesempatan bagi anak untuk menikmati suasana luar ruangan sekaligus mengenal kehadiran orang-orang baru secara perlahan. Dengan didampingi Buna dan pengasuh, suasana dibuat tetap nyaman agar anak dapat berinteraksi tanpa merasa dipaksa.
Di balik keseruannya, aktivitas bergerak seperti ini juga menjadi kesempatan untuk melatih motorik kasar, koordinasi tubuh, keseimbangan, serta kemampuan anak dalam memperhatikan dan mengikuti instruksi sederhana.

Belajar dan Berinteraksi Lewat Morning Circle
Anak-anak kemudian mengikuti Morning Circle Study bersama Buna. Sebelum belajar, anak, Buna, dan volunteer saling memperkenalkan diri.
Melalui kegiatan ini, anak mendapatkan kesempatan untuk belajar berkomunikasi, mendengarkan, mengikuti arahan, dan membangun keberanian berinteraksi dengan orang lain. Volunteer turut mendampingi agar proses belajar terasa lebih hangat dan menyenangkan.
Memasuki Snack Time, kakak volunteer menemani hingga membantu anak ketika makan. Rutinitas sederhana ini juga menjadi proses belajar bagi anak untuk mengenali kebiasaan sehari-hari, berkomunikasi, dan perlahan membangun kemandirian.
Mengenal Rumah Anak Alfatihah
Sebelum memasuki kegiatan utama, volunteer mengikuti sesi Get to Know Rumah Anak Alfatihah. Dalam sesi ini, peserta mengenal cerita di balik berdirinya Rumah Anak Alfatihah serta harapan terhadap kehadiran para volunteer.
Dengan memahami lingkungan dan kebutuhan anak, volunteer diharapkan tidak sekadar datang untuk mengikuti kegiatan, tetapi mampu memberikan pendampingan yang lebih hangat dan bermakna.

Sensory Play: Belajar Lewat Sentuhan dan Kreativitas
Salah satu kegiatan utama Volunteer Hari Anak Nasional adalah Sensory Play: Menempel Tekstur. Setiap anak didampingi dua volunteer untuk mengeksplorasi berbagai bahan dan membuat karya mereka sendiri.
Saat menyentuh, memilih, dan menempel berbagai tekstur, anak mendapatkan stimulasi yang membantu kemampuan sensorik, motorik halus, koordinasi mata dan tangan, konsentrasi, serta kreativitas.
Yang terpenting bukan seberapa sempurna hasil akhirnya, tetapi bagaimana anak berani mencoba, menentukan pilihan, dan menyelesaikan karyanya dengan pendampingan yang tepat.

Setiap Karya Layak Diapresiasi
Karya yang telah selesai kemudian ditampilkan melalui sesi Show Your Creation. Anak-anak mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan hasil kreativitas mereka, sementara volunteer berbagi kesan, pesan, dan pengalaman selama mengikuti kegiatan.
Apresiasi terhadap karya sederhana dapat membantu anak membangun rasa percaya diri dan kebanggaan terhadap proses yang telah mereka lakukan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama anak-anak, Buna, pengasuh, dan seluruh volunteer.
Hadir Sederhana, Memberi Makna
Melalui kegiatan volunteer bersama anak di Rumah Anak Alfatihah, setiap agenda tidak hanya dibuat untuk menghadirkan keseruan. Di dalamnya terdapat proses stimulasi motorik, sensorik, sosial, komunikasi, kreativitas, hingga kepercayaan diri anak.
Hari Anak Nasional pun menjadi lebih dari sekadar perayaan. Sebab dukungan kepada anak dapat dimulai dari hal sederhana: hadir, menemani, mendengarkan, dan memberikan mereka ruang untuk mencoba.
Karena bagi anak, beberapa jam kebersamaan yang sederhana bisa menjadi pengalaman yang bermakna dalam proses tumbuhnya.
Baca Juga: Makan Mandiri Anak: 4 Manfaat Penting untuk Kebiasaan Duduk Rapi
Follow Sosial Media Kami! Like, Comment, dan Share!
Instagram : Rumah Anak Alfatihah
TikTok : Rumah Anak Alfatihah
YouTube :Rumah Anak Alfatihah
Website : https://rumahanakalfatihah.com/
Nomor Admin : Program Ramah
Penulis : Purnawati